28 Kambing Di Purwodadi Dimangsa Hewan Liar, Warga Datangkan Penembak

oleh
Kambing-kambing yang dimangsa anjing liar di Purwodadi. Sumber: Sureng Plus.

TEPUS,– Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul terus mewaspadai munculnya anjing pemangsa ternak warga yang muncul di wilayah meraka. Pasalnya dalam beberapa minggu terakhir ada 28 kasus kambing mati akibat dimangsa hewan liar tersebut.

Kepala Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Sucipto mengatakan, serangan anjing liar terjadi di Padukuhan Sureng, Danggolo dan Duwet. Dari tiga dusun tersebut terdapar 28 ekor kambing milik warga yang mati akibat serangan anjing liar.

“Jika kami hitung dari awal hingga saat ini, jumlahnya telah mencapai 28 kambing, kemungkinan ini masih bisa bertambah,” papar Sucipto saat dihubungi wartawan, Senin 21 Agustus 2017.

Sucipto menerangkan, berbagai upaya untuk memburu anjing liar tersebut telah dilakukan. Bahkan pemerintah desa juga bekerjasama dengan Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) untuk memburu anjing liar tersebut. Hasil perburuan pun belum bisa dikatakan berhasil karena anjing liar bersembunyi di dalam goa.

“Ada anggota perbakin yang berhasil membidik satu anjing dan mati. Ternyata serangan hewan liar juga berasal dari anjing milik warga setempat,” urainya.

Terpisah, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Suseno Budi membenarkan adanya serangan tersebut. Bahkan pihaknya mengatakan serangan hewan liar sering terjadi setiap tahun. Jika tahun lalu serangan anjing liar banyak terjadi di Kecamatn Panggang dan Purwosari tahun ini bergeser ke Kecamatan Tepus.

“Kami menduga serangan terjadi akibat anjing yang kurang makan atau kelaparan karena musim kemarau, sehingga mereka memangsa apa yang ada di dekat,” jelasnya.

Salah satu upaya yang bisa dilaksanakan menurut Suseno, yakni dengan memindah kandang kambing dekat dengan pemukiman warga. Karena menurut pantauan di sekitar pesisir selatan banyak kandang kambing yang memang diletakan di tengah sawah. (Wibowo)

Tentang Penulis: Swara1

Swara1
SwaraGunungkidul - Berbagi dan Berdaya