Bupati Berharap Bedah Rumah Bermanfaat bagi Warga

oleh
Bupati Badingah resmikan program bedah rumah di Rongkop. Foto: Kandar.

Bupati Gunungkidul Badingah SSos berharap program bedah rumah bermanfaat bagi penerima program. Hal ini ditegaskan saat meresmikan kegiatan bedah rumah di Rongkop dan Ponjong, Senin sore (6/8/18).

Dalam peninjauan ke lokasi kegiatan bedah rumah di Rongkop, Badingah mengungkapkan, di Gunungkidul masih ada banyak rumah warga yang tidak layak huni. “Kami mengajak pada seluruh elemen masyarakat, CSR perusahaan, dan paguyuban-paguyuban untuk bersama-sama menangani masalah ini. Per tahun Pemkab hanya bisa mengalokasikan 600 unit untuk rehab rumah tinggal,” urainya.

Badingah juga mengungkapkan, program bedah rumah yang dilaksanakan saat ini juga didukung oleh Baznas, lembaga khusus yang dibentuk pemerintah untuk mengumpulkan amil dan zakat dan menyalurkannya untuk berbagai program kesejahteraan masyarakat.

Dalam acara tersebut, Kades Pringombo Rongkop Suratin mengungkapkan, atas nama Pemdes dan masyarakat Pringombo menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu warga untuk merehab rumah.

“Warga kami alhamdulillah mendapat 2 unit rumah yang direhab. Sebelumnya kondisi rumah sangat memprihatinkan, dan saat ini sudah sangat layak huni. Sebetulnya masih banyak warga yang membutuhkan, tetapi kami lakukan bertahap dengan prioritas,” ujar Suratin.

Dalam peresmian program bedah rumah di wilayah Rongkop dan Ponjong tersebut, dilaporkan rehab rumah ada 3 unit. Rehab rumah di Rongkop menyasar 2 warga dan di Ponjong 1 warga.

Rumah milik Senem, janda warga Pakel Pringombo Rongkop direhab 5×7 m2, dilengkapi dengan kamar mandi dan pemasangan listrik. Pendanaan Rp 13 juta berasal dari Kelompok Pengajian Sabililhuda Wonosari dan Baznas Gunungkidul. Material kayu dari Pemdes Pringombo. Untuk tenaga kerja merupakan swadaya dari masyarakat sekitarnya.

Kemudian, rumah milik keluarga Riyadi, warga Kayangan Pringombo Rongkop direhab 5×7 m2, termasuk perbaikan dapur dan kamar mandi. Biaya mencapai Rp 12 juta. Kayu dari Pemdes Pringombo. Pengerjaan dengan cara swadaya masyarakat setempat.

Rehab rumah yang ketiga, menyasar wilayah Sunggingan Umbulrejo Ponjong. Rumah keluarga Yusuf direhab senilai Rp 16 juta. Kayu dan material dari Baznas Gunungkidul. Perbaikan juga meliputi teras, dapur dan kamar mandi. (Kandar).

 

Tentang Penulis: Tugi Widi

Tugi Widi
Lahir Setu Legi awal 1970 di Karangmojo Gunungkidul. Ngulandara ke mana rejeki boleh dihampiri. Gemar membaca, memotret, dan menulis.