Desa Pulutan Menjadi Titik Awal Gerakan Mina Padi

oleh
Pencanangan gerakan mina padi di Desa Pulutan Wonosari. Foto: RD/DispertanGk/Swara.

Desa Pulutan Wonosari menjadi titik awal Gerakan Mina Padi. Bertempat di lembah Desa Pulutan, dilaksanakan Gerakan Tanam Padi dengan Sistem Mina Padi, pada Kamis (4/4/19) lalu. Gerakan mina padi ini diinisiasi oleh BUMDes Desa Pulutan dan Kelompok Tani Sumber Rejeki Desa Pulutan.

Dalam pencanangan gerakan mina padi ini juga hadir Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, perwakilan BPTP Yogyakarta, Camat Wonosari, Kepala Desa Pulutan, Babinsa, Babinkamtibmas, penyuluh lapangan dan anggota kelompok tani.

Sistem mina padi merupakan suatu bentuk usaha gabungan yang memanfaatkan genangan air sawah yang sedang ditanami padi sebagai kolam untuk budidaya. Sistem mina padi juga sebuah konsep yang memaksimalkan hasil tanah sawah. Sistem ini meningkatkan efisiensi lahan karena menjadikan lahan sebagai sarana budidaya dua komoditas sekaligus, serta mengurangi penggunaan bahan agrokimia.

Sistem mina padi di Desa Pulutan Wonosari. Foto: RD/DispertanGk/Swara.

Dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Ir Bambang Wisnu Broto menyampaikan, sistem mina padi dapat dikembangkan menjadi basis kawasan wisata, seperti kuliner dan edukasi, yang mendukung visi misi Kabupaten Gunungkidul sebagai tujuan wisata terkemuka.

Ia berharap, usaha yang diinisiasi BUMDES Pulutan dan Kelompok Tani Desa Pulutan dapat berjalan lancar dan ke depan dapat ditingkatkan lagi. (RY/DispertanGk/Bara)

Tentang Penulis: Basuki Rahmanto

Basuki Rahmanto
Toekang photo segala acara dan jurnalis KabarHandayani. Hobby jalan-jalan dan kuliner. Tinggal di Wonosari Gunungkidul.