Jaga Kualitas dan Keamanan Pangan Segar, Dispertan Lakukan Uji Petik dan Diseminasi

oleh
Diseminasi monitoring dan pengawasan keamanan pangan segar asal tumbuhan. Foto: FR/DispertanGk.

Dalam rangka menjamin kualitas dan keamanan pangan segar asal tumbuhan yang beredar di pasar, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul lakukan pengawasan dan uji petik sampel pangan segar di beberapa pasar. Pemantauan dan pengawasan ini dengan mengambil sampel di  Pasar Playen 7 sampel,  Pasar Argosari Wonosari 12 sampel, Kelompok Tani Desa Pulutan 5 sampel,  Pasar Semanu 8 sampel, dan Pasar Semin 10 sampel Totalnya ada 42 sampel.

Pangan segar asal tumbuhan adalah produk dengan karakteristik mudah rusak, mudah terkontaminasi oleh cemaran fisik, kimia, dan mikrobiologi. Bahan pangan segar yang tidak aman dapat berpengaruh terhadap kesehatan manusia dan akan menentukan nilai ekonomi dari bahan pangan itu sendiri.

Pengujian sampel produk pangan segar tersebut dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta. Pengujian dilakukan untuk mengetahui faktor kualitatif residu 3 bahan aktif berbahaya (Organofoisphat, Organoklorin dan Karbamat) yang terkadung dalam sampel sayuran tersebut.

Organofoisphat, Organoklorin dan Karbamat merupakan senyawa berbahaya bagi kesehatan manusia yang merupakan  residu pestisida akibat penggunaan yang tidak sesuai prinsip pengendalian OPT terpadu.

Hasil uji laboratorium terhadap kandungan senyawa Organoklorin dan Karbamat pada 42 sampel semua negatif. Artinya tidak terdapat senyawa yang berbahaya pada sampel yang diuji tersebut.

Sementara, untuk senyawa Organofosphat di 12 sampel dinyatakan positif dan 30 sampel negatif, dengan rincian sebagai berikut :

  1. Pasar  Playen Cabe Merah Besar, Cabe Rawit Hijau,  Kubis  dan Cabai Hijau Besar Positif Organofosphat , sedangkan untuk   Sawi Putih,  Pare Terong Lokal negatif;
  2. Pasar Argosari Wonosari  Cabe Merah Besar,  Brokoli dan  Kubis Positif Organofosphat  sedangkan untuk Cabe Rawit Merah,  Cabe Hijau Besar, Tomat, Bayam merah, Bayam Ijo, Sawi Hijau, Slada, Seledri dan Loncang Negatif
  3. Kelompok Tani Desa Pulutan : Terong Ungu, Cabe Rawit,  Kangkung , Cabe Hijau Besar  dan Bayam semua negatif.
  4.  Pasar Semin : Bunga Kol , Buncis  dan Kacang Panjang  Positif Organofosphat  seedangkan untuk  Terong Ungu, Sawi Hijau, Tomat Hijau,  Sawi Putih, Gambas , Cabe Merah Besar,  dan  Cabe Rawit Merah negatif.
  5. Pasar Semenu :  Cabe Hijau Besar dan Bunga Kol Positif Organofosphat sedangkan untuk Cabe Merah Besar,  Pare, Mentimun, Kacang Panjang, Semangka Biji dan Jeruk negatif.

Tentang Penulis: Basuki Rahmanto

Basuki Rahmanto
Toekang photo segala acara dan jurnalis KabarHandayani. Hobby jalan-jalan dan kuliner. Tinggal di Wonosari Gunungkidul.