Jayengan

oleh
Jayengan. (Slamet Harjo)

Jayengan adalah tempat membuat minuman (gawe wedang) bagi tamu di tempat orang punya hajatan di kampung. Beda dengan orang kota, atau orang berada yang setiap punya hajatan menggunakan gedung pertemuan dan jasa catering untuk mempersiapkan hidangan makan minum lengkap dengan pramusajinya.

Di kampung jika orang punya hajat mantu atau sunatan diselenggarakan di rumah sendiri dan tetangga dekat dan saudara bertugas mempersiapkan hidangan dan menyajikanya kepada tamu.

Saya mencoba mencari arti kata jayengan dengan tanya mbah google, dan saya menemukan arti menurut kamus bahasa sansekerta artinya jayèngan: 1 tempat jamuan, tempat mengobrol bagi tamu; 2 abdi pengantar minuman, nah jayengan dapat saya gambarkan, suatu ruangan disamping rumah, dengan atap daun kelapa yang dianyam, sekarang digantikan tenda, di dalamnya ada meja besar dan panjang, diatasnya ada cangkir/gelas, ceret, gula, teh dan perlengkapanya sebagai tempat membuat minuman untuk disajikan kepada tamu, dan juga sebagai tempat jujugan piring/gelas kotor (lorotan) bekas makan minum tamu.

Biasanya tenaga yang di pasang disini dipilih orang yang sudah tua ( 50 – 65 tahun ) dan masih tangkas dan rajin atau rigen, karena selain membuat minum tugas sampingan adalah mencuci gelas kotor.

Tentang Penulis: Slamet Harjo

Slamet Harjo
Warga Nglipar Gunungkidul. Saat ini menjadi anggota DPRD DIY. Aktivis dalam bidang pertanian dan juga aktif berdiskusi dalam media sosial.