Mengapa Saat Mengisi BBM Motor Harus Dimatikan dan Pemakaian Handphone Dilarang?

oleh
Matikan mesin dan peralatan elektronik saat melakukan pengisian BBM. Foto: Kandar.
Matikan mesin dan peralatan elektronik saat melakukan pengisian BBM. Foto: Kandar.

Seperti pada semua cairan umumnya, produk bahan bakar kendaraan bermotor maupun BBM penerbangan pada saat tidak bergerak mengandung muatan positif dan negatif yang secara efektif akan netral. Ketika produk bahan bakar penerbangan tersebut dipompakan, maka terjadi gesekan antara cairan BBM dan pipa, sehingga dapat terjadi perpindahan muatan antara dua benda tersebut. Pipa dan produk bahan bakar akan memperoleh muatan positif dan yang lainya bermuatan negatif.

Timbulnya muatan listrik positif negatif pada saat pergerakan cairan bahan bakar di selang.

Faktor yang dapat meningkatkan jumlah muatan, sehingga pada saat terjadinya pemisahan muatan akan menghasilkan akumulasi muatan yang meningkat secara besar adalah:

  • Pemompaan melalui filter;
  • Aliran turbulen;
  • Adanya micro filter, filter water separator, dan filter monitor yang dapat menjadi bahan pemisah muatan dengan bejana.

Apabila akumulasi muatan pada produk terlalu besar, maka akan berpotensi terjadinya percikan api dikarenakan perpindahan muatan yang terlalu cepat.

Penghantar (Conductor) dan Pengumpul (Accumulators)

Muatan statis akan terpisah secara tersendiri pada penghantar listrik yang baik seperti, baja dan dan tembaga apabila dibumikan (earthed) dengan cara menghubungkannya ke bumi/tanah melalui bahan yang dapat manghantarkan dengan baik. Perlu diketahui, bumi merupakan sumber muatan positif dan negatif yang tidak terbatas dan dapat menyerap dan memisahkan muatan statis yang besar. Muatan statis hanya terbentuk (terkumpul) pada bahan bukan penghantar yang baik (poor conductor).

Kesimpulannya, pada waktu cairan BBM berpindah-pindah melalui pipa yang panjang pasti menghasilkan muatan statis. Bahan bakar kendaraan bermotor termasuk bahan bakar pesawat udara adalah pengumpul listrik statis yang baik dan lambat mengalirkan muatan, sebab bukan merupakan penghantar yang baik. Muatan yang terbentuk menghasilkan tingkatan muatan yang lebih besar dan tingkat pemisahannya.

Produk bahan bakar yang merupakan pengumpul (Accumulator) muatan statis adalah sebagai berikut:

  • Semua bahan bakar dari fraksi Kerosene (Avtur/Jet A-1, Jet A, dll).
  • Semua bahan bakar dari fraksi Gasoline (Bensin, Avgas dil).

Perlu diketahui, Fuel Oil dan Asphalt bukan merupakan pengumpul (accumulator) muatan listrik. Bahan-bahan yang mengandung aspal (Asphaltic) seperti minyak hitam yang membuatnya lebih mudah sebagai penghantar muatan listrik.

Bahaya Muatan Listrik Statis

Karena itu, selalu berhati-hatilah terhadap percikan api. Listik statis berbahaya ketika sudah cukup terkumpul muatan statis yang memungkinkan untuk melepaskannya seperti saat terjadi perbedaan atau ketidakseimbangan antara muatan positif dan muatan negatif, sehingga akan terjadi loncatan bunga api karena adanya gap, karena adanya perbandingan rasio yang cukup antara panas, bahan bakar dan oksigen.

Mengeliminasi atau Menghilangkan Bahaya Listrik Statis

Beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk meminimalkan bahaya berhubungan dengan listrik statis adalah sebagai berikut:

  1. Menggunakan kabel bonding untuk menghubungkan 2 (dua) benda/peralatan;
  2. Menghindari pengisian dengan cara curah/menggunakan fasilitas pengisian tangki dengan cara bottom loading.
  3. Mengendalikan aliran pengisian, misalnya ketika pengisian filter vessels dengan perlahan.
  4. Larangan menggunakan bahan plastik.
  5. Menambahkan static dissipator addtitive pada produk tertentu
  6. Tidak mengganti pakaian di area berbahaya.
  7. Menggunakan selang yang dapat menghantarkan listrik.

Matikan Mesin dan Jangan Operasikan Handphone Saat Mengisi BBM

Adanya muatan listrik statis pada saat pengisian bahan bakar kendaraan itu tidak kelihatan secara kasat mata. Karena itu, matikan mesin kendaraan Anda, jangan mengoperasikan handphone saat mengisi BBM. Melakukan pemotretan dengan kamera digital juga tidak diperbolehkan. Ini karena radiasi muatan listrik yang ditimbulkan nyala mesin motor atau nyala handphone atau nyala barang elektronik sesungguhnya dapat memicu bahaya kebakaran pada saat menyambar muatan listrik pada cairan BBM yang sedang dipindahkan dari tangki penyimpan ke tangki kendaraan.

Nah, paham khan! Ayo selalu berperilaku positif menjaga keselamatan diri, orang lain, dan lingkungan ketika melakukan apapun, termasuk hal yang kelihatan remeh sekalipun.

Tentang Penulis: Kandar KH

Kandar KH
Menulis di Kabarhandayani. Senang berbagi catatan perjalanan.