Mengenali Sapi Peranakan Ongole dari India

oleh
Sapi Peranakan Ongole di Sumba. Dok: sakadoci.

Sapi Ongole adalah sapi yang asalnya dari India. Sapi ini tergolong jenis sapi zebu atau sapi berpunuk. Banyak dikembangbiakan oleh para peternak di Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur, secara alami. Sapi ini juga dikenal dengan nama sapi Peranakan Ongole (PO).

Sapi ini juga dikembangkan juga oleh Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Sembawa, Sumatera Selatan. Ciri khas sapi ini berbadan besar, berpunuk besar, bergelambir longgar, dan berleher pendek. Kepala, leher, gelambir, dan lutut berwarna hitam, terutama pada sapi jantan.

Kulit berwarna kuning dengan bulu putih atau kehitam-hitaman. Kulit di sekeliling mata, bulu mata, moncong, kuku, dan bulu cambuk pada ujung ekor berwarna hitam, dengan kepala pendek dengan profil melengkung.

Sapi ini akan dewasa kelamin pada umur 24-30 bulan. Sapi ini tergolong lambat dewasa, akan mencapai dewasa pada umur 4-5 tahun. Bobot maksimal sapi dewasa 600 kg dan sapi betina dewasa 400 kg. Persentase karkas (bagian dari ternak setelah disembelih yang terdiri dari daging dan tulang, tanpa kepala, kaki, kulit dan jeroan) mencapai 45-58 persen dan perbandingan daging serta tulang 4,25 :1.

Ciri-ciri fisik lain sapi Ongole adalah warna bulunya bervariasi, tetapi kebanyakan berwarna putih atau putih keabu-abuan. Warna bulu putih abu-abu baru muncul ketika lepas sapih. Pada jantan kadang dijumpai bercak-bercak berwarna hitam pada lututnya. Mata besar  dan terang, bulu sekitar mata berwarna hitam, bulu jambul ekor berwarna hitam, bentuk kepala pendek melengkung, dan telinga panjang dan menggantung.

Keunggulan Sapi Peranakan Ongole

Mampu berdaptasi terhadap berbagai kondisi lingkungan, cepat bereproduksi, tempramen bagus, serta tahan terhadap ekto dan endoparasit. Pertumbuhan sapi ini relatif cepat, presentase karkas dan kualitas daging baik. Aktivitas reproduksi induknya cepat kembali normal setelah beranak, dan jantannya memiliki kualitas semen yang baik.

Peternakan Sapi Ongole di Gunungkidul

Kabupaten Gunungkidul pada tahun 2015 ditunjuk sebagai salah satu pusat pembibitan sapi putih atau PO (Peranakan Ongole). Kabupaten Gunungkidul ditunjuk lagi oleh pemerintah pusat, berupa program kegiatan yang disebut Penguatan Pakan dan Penggemukan sapi. Kegiatan tersebut akan direalisasikan di luar Kecamatan Playen dan Kecamatan Wonosari yang telah dijadikan sampel awal kegiatan pembibitan sapi.

Simak juga:  Gunungkidul Ditarget Jadi Sentra Sapi Putih

***

Referensi: agronet.co.id

Tentang Penulis: Basuki Rahmanto

Basuki Rahmanto
Toekang photo segala acara dan jurnalis KabarHandayani. Hobby jalan-jalan dan kuliner. Tinggal di Wonosari Gunungkidul.