Piknik ke Pantai Tingkatkan Kualitas Kesehatan Jiwa

oleh
Piknik ke pantai meningkatkan kualitas kesehatan jiwa. Foto: Bara.
Piknik ke pantai meningkatkan kualitas kesehatan jiwa. Foto: Bara.

Kita semua tentu sudah memahami, menyisihkan waktu untuk menikmati alam terbuka tak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tapi sangat berpengaruh positif terhadap kesehatan jiwa. Di antara sekian banyak aktivitas di alam terbuka, ternyata secara khusus ada manfaat istimewa jika kita rutin menyediakan waktu pergi ke pantai.

Perasaan damai dan tenang luar biasa yang kita alami sewaktu di pantai sering disebut sebagai “ruang biru”. “Ruang” itulah yang oleh para ilmuwan disebut sebagai efek kombinasi antara bau dan suara air yang mendatangkan kebahagiaan di dalam otak kita.

Majalah kejiwaan online corespirit.com menyebutkan, “ruang biru” mampu membuat kita merasa amat nyaman, serasa dihipnotis. Dan ternyata, ketika kita merasa betapa rileksnya berada di pantai, hal itu bukan hanya terasa di kepala kita. Lebih dari itu, sains mengungkapkan, perubahan dalam cara otak bereaksi terhadap lingkungan mampu membuat kita merasa bahagia, rileks, dan mendapatkan energi kembali.

Secara umum, ada setidaknya empat efek positif dari “ruang biru”, yaitu:

1. Pergi ke pantai mengurangi stres

Sejak lama, air dikenal sebagai pengobatan alam untuk stres. Air dipenuhi ion positif yang dikenal secara alami memiliki kemampuan untuk membuat kita merasa nyaman. Jadi saat melompat untuk berenang, atau sekadar mencelupkan jari-jari kaki ke dalam air, kita pasti akan mengalami perasaan rileks. Kondisi itu menjadi salah satu penguat “mood” yang terjadi secara instan, dan selalu dapat kita andalkan dari waktu ke waktu.

2. Pergi ke pantai membuat kreatif

Para ilmuwan percaya bahwa solusi untuk menjernihkan kepala dari beragam beban adalah di pantai. Berada di “ruang biru” memungkinkan kita tak hanya menjernihkan kepala, tapi pun mendekati masalah atau proyek yang menjadi beban kita dengan cara yang lebih kreatif. Sama seperti meditasi, pantai memicu perasaan tenang yang memungkinkan kita untuk menyetel semua hal lain, lalu merenungkan apa yang kita butuhkan untuk fokus.

3. Pergi ke pantai mengurangi depresi

Sama seperti efek yang diberikan pantai pada perasaan stres dan kebiasaan kreatif, pantai juga memberikan bantuan untuk perasaan depresi. Suara hipnotik dari ombak yang dikombinasikan dengan pemandangan dan bau pantai dapat menempatkan kita ke ruang meditasi. Pada gilirannya, kita dapat menjernihkan pikiran dan merefleksikan kehidupan di “ruang aman” yang jauh dari kekacauan kehidupan sehari-hari.

4. Pantai mengubah perspektif kehidupan

Perubahan yang dimaksudkan di sini tentu saja mengarah kepada kehidupan yang lebih baik. Alam pada umumnya selalu menjadi faktor dalam sebuah kehidupan bahagia yang sehat, tetapi pantai khususnya, sangat baik untuk jiwa.

Gunungkidul memiliki puluhan pantai eksotis untuk bersantai sejenak. Jadi , tunggu apa lagi? Ayo ke pantai!

**
Referensi: Kompas.com “Sediakan Waktu Rutin ke Pantai, demi Kesehatan Mental”
*

Tentang Penulis: Basuki Rahmanto

Basuki Rahmanto
Toekang photo segala acara dan jurnalis KabarHandayani. Hobby jalan-jalan dan kuliner. Tinggal di Wonosari Gunungkidul.