Suweg: Pala Pendhem Penurun Kolesterol dan Gula Darah

oleh
Suweg, hidangan yang rendah kolesterol dan penurun kadar gula darah. Foto: Slametharjo/Swara.

Ceritanya tadi siang saya dapat kiriman Suweg dari Paklik Lego Pawiro Karangpoh. Nah, yang nerima istri siang tadi. Berhubung yang ngantar anak kecil, istri mengira suweg tersebut masih mentah semua, maka cuma suruh naruh di teras rumah.

Setelah sore habis Maghrib, saya diberi tahu kalau dapat kiriman suweg. Setelah dibuka, ….. eh ternyata ada yang sudah matang, alias sudah dikukus, disamping ada yang masih mentah.

Heeeemmmm…. Jadi deh, bongkar suweg kiriman Paklik Pawiro ini. Suweg adalah makanan kesayangan saya waktu kecil dulu. Rasanya… wuihhh… dinikmati bersama teh manis sebagai teman nonton TV. Orang bilang, rasanya cemenul, pulen, empuk, dan gurih

Teman-teman, sudah tahukah Anda tentang suweg? Suweg nama ilmiahnya Amorphophallus Paeoniifolius adalah tanaman anggota marga Amorphophallus, dan masih berkerabat dekat dengan bunga bangkai raksasa dan iles-iles. Suweg sering dicampurbaurkan dengan iles-iles, karena keduanya menghasilkan umbi batang yang dapat dimakan dan ada kemiripan dalam morfologi daun pada fase vegetatifnya.

Saya dikenalkan Suweg oleh almarhum bapak saya waktu kecil. Kebetulan saya punya tegalan yang tumbuh banyak Suweg dan Gembili. Tumbuhan liar ini kadang gatal di kulit maka harus hati-hati mengupas dan mencucinya sebelum dimasak.

Suweg merupakan jenis tanaman umbi yang mempunyai potensi dan prospek untuk dikembangkan di Gunungkidul. Selain mudah didapatkan, tanaman ini juga mampu menghasilkan karbohidrat dan tingkatan panen tinggi. Umbinya besar mencapai 5 kg, cita rasanya netral sehingga mudah dipadu-padankan dengan beragam bahan sebagai bahan baku kue tradisional dan modern.

Sayangnya umbi ini semakin tidak diminati dan bahkan mulai langka. Padahal Suweg sangat potensial sebagai bahan pangan lokal sumber karbohidrat.

Suweg dapat digunakan sebagai bahan lem, agar-agar, mie, tahu, kosmetik dan roti. Tepung Suweg dapat dipakai sebagai pangan fungsional yang bermanfaat untuk menekan peningkatkan kadar glukosa darah sekaligus mengurangi kadar kolesterol serum darah yaitu makanan yang memiliki indeks glikemik rendah dan memiliki sifat fungsional hipoglikemik dan hipokolesterolemik.

Budidaya suweg di pekarangan. Dok: Slametharjo/Swara.

Tentang Penulis: Slamet Harjo

Slamet Harjo
Warga Nglipar Gunungkidul. Saat ini menjadi anggota DPRD DIY. Aktivis dalam bidang pertanian dan juga aktif berdiskusi dalam media sosial.