Mengenal Pancawara dan Saptawara

Mengenal Pancawara dan Saptawara

On

“Ana kayu apurwa sawiji, wit buwana epang keblat papat, agodhong mega rumembe, apradapa kekuwung, kembang lintang salaga langit, semi andaru kilat, woh surya lan tengsu, asirat bun lawan udan, apepucak akasa bungkah pratiwi, oyode bayu braja.” [Dhandhanggula, Kidungan, Ranggasutrasna] Wangsa Jawa disebut…

Pasar: Tempat yang Ragawi dan Kedalaman Batin Bertransaksi

Pasar: Tempat yang Ragawi dan Kedalaman Batin Bertransaksi

On

Ya, pasar! Baik segi bentuk-wujud atau jangkauan wilayahnya dan bukan bentuk-wujudnya memang bersifat meriah (ramai, krempyeng). Pasar yang bersifat ‘krempyeng’ (baca: ramai), pada dasarnya merupakan ruang-waktu perjumpaan mitis orang-orang pasar dengan yang sakral, yang magis, yang maha indah (‘raja-peni’) sekaligus ruang-waktu banal penuh…

Benarkah Pasar Ilang Kumandhange?

Benarkah Pasar Ilang Kumandhange?

On

Jangka Jayabayan atau Ranggawarsitan yang bersuara “pasar ilang kumandhange”, sebuah ‘paralambang’ yang banyak diinterpretasikan: kondisi Jawa yang mulai tak membahagiakan dan memakmurkan barangkali rasanya sudah sampai di wilayah Gunungkidul. Lagi-lagi ini adalah sebuah paradoks, sesuatu yang ‘tinengeran’ sebagai ‘pasar’ semakin menghilang suksmanya. Ada beberapa…