Tips Keselamatan Berkendara Saat Hujan

oleh
Berkendara dengan selamat di saat hujan. Dok: AHM

Memasuki akhir tahun dan awal tahun ditandai dengan hujan yang biasa terjadi sehari-hari, sementara ada banyak acara atau kegiatan yang tak bisa ditinggalkan, seperti: jagong manten, reuni teman sekolah, reuni trah, merayakan Natal, piknik bersama keluarga, dan sebagainya.

Menggunakan sepeda motor untuk bepergian guna mendukung aneka kegiatan saat ini menjadi pilihan yang praktis. Bagi para pengendara motor, menjadi tantangan tersendiri saat berkendara di musim penghujan.

Yang jelas saat berkendara ditengah hujan, dibutuhkan kewaspadaan ekstra karena kondisi jalan yang licin, genangan air kadang ‘menyembunyikan’ lubang yang sangat membahayakan, termasuk risiko konsentrasi terganggu akibat kedinginan, jarak pandang berkurang, dan daya cengkeram ban pun berkurang.

Salah satu pabrikan motor di Indonesia, pernah memberikan tips praktis berkendara di kala hujan. Berikut ini ada 12 tips yang perlu diketahui jika terpaksa berkendara saat hujan:

  1. Pastikan fisik prima
    Berkendara dengan kondisi sakit, letih, lelah, atau seusai minum obat dapat menganggu konsentrasi karena mengurangi refleks dan kemampuan pengambilan keputusan dalam kondisi kritis. Dalam kondisi hujan tubuh akan menggigil dan tidak bisa berkendara dengan baik.
  2. Kenakan mantel hujan
    Kala hujan menerpa, bikers perlu mengenakan mantel hujan, namun perlu pula dipastikan mantel hujan itu dipilih dari jenis yang tepat. Mantel hujan ang tepat adalah yang tidak menghambat gerak tangan, kaki, kepala hingga seluruh tubuh ketika berkendara.Sebaiknya mengenakan mantel hujan yang terdiri atas bagian celana dan bagian jaket. Upayakan juga mantel hujan memiliki unsur yang bisa berpendar ketika terkena cahaya. Konsep ini bagian dari upaya terlihat dan melihat ketika berlalu lintas di jalan.
    Hindari penggunaan mantel hujan bertipe ponco. Mantel hujan bertipe ponco cenderung tidak aman karena berpotensi tersangkut diroda atau terkait di kendaraan lain. Selain itu, jika hujan disertai angin tipe mantel hujan ini tidak menutupi tubuh secara baik.
  3. Gunakan sepatu boot
    Sepatu yang menutupi bagian mata kaki serta terbuat dari bahan plastic atau karet lebih melindungi kaki dari rendaman air sehingga tidak kedinginan.
  4. Pastikan ban prima
    Ban yang kembangnya bagus akan memiliki daya cengkeram lebih baik di atas aspal, Karena itu, ban yang kembangnya sudah habis atau botak akan membahayakan karena licin. Perlu diperhatikan tekanan angin ban agar dalam kondisi cukup, tidak kempes maupun terlalu keras.
  5. Kondisi rem bagus
    Kondisi jalan yang licin membutuhkan tingkat dan teknik pengereman yang tepat agar tidak mudah tergelincir. Kondisi keseluruhan fungsi rem dalam keadaan bagus dapat mengurangi potensi kecelakaan akibat tergelincir karena jalan yang licin.
  6. Lampu-lampu menyala
    Lampu-lampu disepeda motor agar dalam kondisi berfungsi atau menyala baik. Dalam kondisi hujan, cahaya lampu utama membantu pengguna jalan lainnya untuk mengetahui kehadiran anda.
  7. Waspada genangan air
    Genangan air dijalan sulit diterka. Sebisa mungkin ketika melihat genangan air yang mencurigakan ada lubang besar dibawahnya agar dihindari. Jika terpaksa segeralah perlambat laju motor. Hal ini untuk menghindari pemotor terperosok dan risiko lebih fatal lainnya. Jangan sembarang menerobos genangan air karena kita tidak tahu kedalamannya. Hal ini bisa mengakibatkan kendaraan mogok atau terperosok kedalam lubang yang mungkin ada didalam genangan air tersebut.
  8. Hindari gundukan tanah di jalan
    Gundukan tanah yang kena air hujan bisa menambah licin permukaan aspal. Hindarilah melintas diatasnya, melaju jangan terlalu cepat dan tidak melakukan pengereman mendadak.
  9. Berteduh yang aman
    Kala hujan deras jangan paksakan diri bermotor. Berteduh juga harus memilih tempat, tidak mengganggu pengguna jalan lain.
    Hindari berteduh dibadan jalan. Kondisi jalan yang licin dan jarak pandang yang terbatas membuat sesuatu yang berada di jalan tidak terlalu terlihat jelas oleh pengguna jalan lain. Hal tersebut membuat pada peneduh hujan di badan jalan berpotensi menjadi korban kecelakaan.
  10. Dokumen dan ponsel diamankan
    Bungkus SIM, STNK, ATM dan kartu kredit serta ponsel dengan plastic agar tidak terkena air hujan. Untuk motor bertipe bebek dan matik. Gunakan bagasi penyimpanan untuk menyimpan dokumen penting beserta ponsel.
  11. Pilih helm anti embun
    Ada jenis helm yang kacanya tidak menimbulkan butiran air sehingga pandangan tetap jernih. Helm jenis ini memiliki kaca khusus yang bebas dari risiko terjadinya embun akibat nafas didalam helm.
  12. Jangan tergesa-gesa
    Para bikers cenderung memacu kendaraannya lebih cepat menjelang turun hujan untuk mencari tempat berteduh. Hal ini bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan karena konsentrasi terganggu.

Tentang Penulis: Swara1

Swara1
SwaraGunungkidul - Berbagi dan Berdaya