Upaya Kembalikan Kejayaan Bawang Putih Logandeng

oleh
Temu Lapang budidaya bawang putih di Desa Logandeng Playen. Foto: Dispertan GK.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul pada saat ini sedang mengampu kembali pengembangan tanaman bawang putih. Pada awal bulan September lalu (Rabu, 5/9/18), di Dusun Logandeng, Desa Logandeng, Kecamatan Playen, telah dilaksanakan Temu Lapang dalam rangka pengembangan tanaman tersebut dengan menghadirkan praktisi bawang putih dari Temanggung.

Selain perwakilan dari BPP Kecamatan Playen, dinas juga diwakili oleh Bidang Perkebunan da Hortikultura dengan menghadirkan anggota Kelompok Gemah Ripah, yang pada tahun ini memperoleh alokasi pengembangan bawang putih berupa demplot atau lahan percontohan.

Dusun Logandeng pada tahun 2000-an merupakan daerah lumbung bawang putih di Kabupaten Gunungkidul, hingga didirikan prasasti berupa tugu bawang putih sebagai simbol kejayaan bawang putih di Gunungkidul. Tukijo Handoyo (alm.), penggiat bawang putih, merupakan sosok di belakang kejayaan bawang putih dengan varietas lumbu putih. Pengembangan bawang putih di Logandeng ini mampu mengangkat varietas ini begitu dikenal di kancah pertanian, hingga pada saat itu beliau mendapatkan kesempatan untuk hadir sebagai tamu undangan di Istana Negara.

Namun seiring kondisi iklim yang kurang bersahabat membuat pertumbuhan tanaman bawang putih di Kecamatan Playen mengalami kendala, selain penanaman bawang putih yang relatif cukup lama, mencapai 120 hari, menyebabkan tanaman ini ditinggalkan oleh petani. Saat ini, hanya beberapa petani yang masih giat menanam bawang putih, seperti Sungkono, yang tetap menanam bawang putih varietas lumbu putih di Kecamatan Palyen.

Melihat kondisi tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan melalui kegiatan yang didanai dalam APBD mmberikan stimulan berupa pengadaan benih bawang putih beserta sarana prasarana produksinya, sebagai salah satu respon guna mengembalikan kejayaan bawang putih di Kecamatan Playen atau Kabupaten Gunungkidul pada umumnya.

Tentang Penulis: Kandar KH

Kandar KH
Menulis di Kabarhandayani. Senang berbagi catatan perjalanan.