Wonokerto Mangkunegaran: Belajar dari Penghijauan Wanagama

oleh
Nyumbang pupuk kandang dapat rumput kolonjono nantinya. Foto: Jejak Hijau Wanagama: Sebuah perjalanan menghijaukan lahan kritis, FORCLIME.

Wanagama adalah nama baru dari Petak Lima. Sebuah lahan hutan yang dulu mengalami kerusakan hebat melalui proses penghijauan telah berangsur-angsur pulih dan saat ini menjadi hutan hijau di Gunungkidul.

Proses menghijaukan kembali hutan Wanagama telah melalui sejarah panjang. Satu hal yang sangat penting untuk dicatat adalah pelibatan masyarakat masyarakat sekitar dilibatkan dalam program penghijauan lahan kritis Wanagama (dulunya bernama Petak 5). Mereka menyumbang pupuk kandang untuk penghijauan, setelahnya mereka menikmati panenan rumput kolonjono di area penghijauan.

Para perintis penghijauan Wanagama menggunakan prinsip kearifan lokal “Wonokerto Mangkunegaran”, prinsip melestarikan hutan di mana masyarakat yang tinggal di sekitar hutan turut menjaga, melindungi, dan memperoleh manfaat dari hutan.

***

Referensi: Jejak Hijau Wanagama: Sebuah perjalanan menghijaukan lahan kritis, Penerbit: Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH, Forests and Climate Change Programme (FORCLIME). Kerjasama Kemen LHK & UGM, 2016.

Tentang Penulis: Tugi Widi

Tugi Widi
Lahir Setu Legi, 1970, di Karangmojo Gunungkidul. Ngulandara ke mana rejeki boleh dihampiri. Gemar membaca, memotret, dan menulis.