Ziarah Rohani di Goa Maria Tritis Sekarang Lebih Nyaman

oleh

Lima bis ukuran tanggung melalu di JJLS di kawal oleh moge polisi di depannya.  Di belakangnya diikuti Alphard, Inova dan kendaraan polisi militer. Sirine dari moge polisi meraung-raung meminta prioritas jalan yang lengang di sore itu, Senen 20 Mei 2019.  Semua kendaraan tersebut memasuki pintu masuk Gua Maria Tritis melaju terus sampai jalan turun kendaraan terhenti. Para penumpang yang kebanyakan berpakaian putih turun dari bis, sebagian langsung menuju toilet yang nampak baru. Sebagian lagi menuju di pondok Emaus sebelah atas yang juga nampak baru. Di tempat parkir bis sudah banyak petugas dari kepolisian dan beberapa orang berpakaian adat Jawa.

Mgr. Robertus Rubyatmoko membubuhkan tandatangan pada prasasti peresmian. (Foto: F.Sunardi)

Senen Sore yang cerah itu memang istimewa bagi Gunungkidul. Terutama bagi umat Katolik di Gunungkidul yang dilayani oleh tiga paroki : Paroki Wonosari, Paroki Bandung dan Paroki Kelor. Mgr Robertus Rubiatmoko, Uskup Keuskupan Agung Semarang, akan meresmikan fasilitas baru di Gua Maria Tritis. Fasilitas baru tersebut dibangung selama 1.5 tahun ini , yang terdiri dari Gerbang, jalan masuk dan keluar sepanjang 500mt, Joglo Selamat datang dan 3 bangunan toilet, Rute Jalan salib 14 Stasi sepanjang 900m, Kantor Gua Maria Tritis.

Mgr Rubi tidak sendirian, karena ditemani Uskup Bali, Mgr. San, Uskup Purwokerto,Mgr. Tri Harsana, Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, Uskup Pontianak , Mgr. Agustinus Agus. Sehinga total ada lima orang uskup yang hadir dalam peristiwa peresmian tersebut. Hal ini merupakan kejadian yang baru pertama kalinya, demikian dikatakan oleh Mgr. Rubi. Sehingga peristiwa ini disambut dengan gembira oleh seluruh umat katolik di Gunungkidul.

Kelompok Doa Emaus dari Jakarta berfoto bersama para Bapa Uskup (Foto: F.Sunardi)

Dengan pembangunan Fasilitas Baru tersebut kini peziarah bisa membawa roda empat sampai mendekati gua. Namun jika menghendaki parkir di luar pun juga  tidak masalah, karena masyarakat setempat mengelola parkir pengunjung dengan baik. Pembangunan Fasilitas baru ini didanai oleh donatur dari Kelompok Doa Emaus Jakarta. Romo Mikael Irwan SJ, Pastor Kepala Gereja Katolik Wonosari mengungkapkan kegembiraannya dan sangat berterima kasih kepada para donatur.

Di tulis oleh Heru T.

Tentang Penulis: Heru Tricahyanto

Heru Tricahyanto
Saya lahir di Gunungkidul menyelesaikan SMP di Wonosari, lalu selepas itu ke Jogja sampai lulus kuliah. Belum pernah kerja kantoran walau punya ijazah, buka usaha komputer di Wonosari. Saat ini sedang menekuni hobi menulis dan usaha di bidang kuliner, yaitu warung Kopi Angkringan Wonosari (http://gopi.link/2f274)